Kepala Dinas Pendidikan Hadiri Konsolidasi Tingkat Provinsi
Konsolidasi Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 di Sumatera Barat, Perkuat Sinergi dan Arah Kebijakan Pendidikan Daerah
Padang — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Kegiatan Konsolidasi Pendidikan Dasar dan Menengah Daerah Tahun 2026 pada 25–27 Februari 2026 di Kota Padang. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pendidikan nasional dan daerah sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan pendidikan di Sumatera Barat.
Pelaksanaan kegiatan ini merujuk pada Surat Nomor 0212/B/C6.1/PR.02.05/2026 tanggal 20 Februari 2026 tentang Struktur Program dan Jadwal Kegiatan Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Konsolidasi ini bertujuan memastikan bahwa perencanaan, penganggaran, serta implementasi program pendidikan di daerah berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur strategis, di antaranya Anggota DPRD Komisi IV, Bunda PAUD, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, perwakilan Kementerian Agama, serta Bappeda/Baperida.
Dalam sesi pembukaan, disampaikan paparan kebijakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait capaian program pendidikan tahun 2025, evaluasi pelaksanaan kebijakan, serta arah dan prioritas program pendidikan tahun 2026. Pemerintah pusat menekankan pentingnya kolaborasi aktif pemerintah daerah dalam mendukung transformasi pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu, pemerataan akses, dan penguatan karakter peserta didik.
Pembahasan Strategis dan Penyusunan Rekomendasi
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung secara intensif melalui panel diskusi, pemaparan materi, serta sidang komisi. Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, antara lain kebijakan pembangunan pendidikan dalam kerangka RPJPN 2025–2045, pembiayaan pendidikan melalui APBN dan APBD, serta dukungan daerah terhadap program prioritas Presiden Tahun 2026.
Selain itu, dibahas pula penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tata kelola dan distribusi guru, kebijakan status kepegawaian guru, serta penguatan pendidikan agama dan karakter di sekolah sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Melalui mekanisme sidang komisi, para peserta merumuskan berbagai rekomendasi strategis yang selanjutnya diplenokan untuk ditetapkan sebagai rekomendasi bersama. Rekomendasi ini diharapkan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan program pendidikan tahun 2026.
Partisipasi Aktif Kabupaten Pesisir Selatan
Dari Kabupaten Pesisir Selatan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, Salim Muhaimin, S.Pd., M.Si, hadir langsung mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai wujud komitmen daerah dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional.
Turut hadir Bunda PAUD Kabupaten Pesisir Selatan, Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr, serta Anggota DPRD Komisi IV Kabupaten Pesisir Selatan, Efrianto, S.Si Dt. Rajo Panjang. Kehadiran unsur Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan dan Baperida Kabupaten Pesisir Selatan semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan menyampaikan bahwa konsolidasi ini memiliki peran penting dalam menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.
Menurutnya, melalui forum ini pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai arah kebijakan nasional sekaligus menyampaikan kondisi riil dan kebutuhan daerah agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Melalui konsolidasi ini, kita memperkuat koordinasi, menyusun langkah strategis, serta memastikan pelayanan pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Pesisir Selatan semakin optimal, merata, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Wujud Komitmen Bersama
Kegiatan ditutup dengan penyampaian hasil sidang komisi serta arahan pimpinan, yang menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mengimplementasikan rekomendasi yang telah disepakati.
Dengan terselenggaranya Konsolidasi Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 ini, diharapkan terbangun keselarasan kebijakan antara pusat dan daerah, peningkatan efektivitas pengelolaan pendidikan, serta penguatan mutu layanan pendidikan di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Pesisir Selatan.
Forum ini sekaligus menjadi momentum strategis dalam memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.