Painan – Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan
Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen kuat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan berdaya saing tinggi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan yang merata, berkarakter, dan berkelanjutan. Komitmen ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional serta visi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pilar utama pembangunan daerah. Pendidikan menjadi sektor strategis yang memegang peran sentral dalam mencetak generasi unggul yang memiliki kompetensi, karakter, serta daya saing global.
Sebagai bagian dari upaya perencanaan strategis tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan telah melaksanakan rapat awal Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) pada tanggal 16 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan, termasuk unsur sekolah, pengawas, serta mitra pembangunan daerah. Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan, sasaran kinerja, serta indikator pembangunan pendidikan daerah agar sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
Upaya peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan dilaksanakan melalui berbagai strategi dan indikator kinerja utama yang menggambarkan kemajuan pembangunan pendidikan daerah. Salah satu indikator penting adalah Harapan Lama Sekolah (HLS) yang menunjukkan rata-rata lama waktu masyarakat diharapkan mengenyam pendidikan formal. Pada tahun 2024, HLS tercatat sebesar 13,37 tahun dan ditargetkan meningkat secara bertahap hingga mencapai 13,97 tahun pada tahun 2030. Peningkatan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan hingga ke pelosok daerah melalui pembangunan infrastruktur sekolah, peningkatan layanan pendidikan, serta penyediaan bantuan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.
Selain itu, Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) juga menunjukkan arah perbaikan signifikan, yaitu dari 8,81 tahun pada tahun 2024 menjadi 9,33 tahun pada tahun 2030. Kenaikan ini merupakan hasil nyata dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka putus sekolah, memperluas kesempatan belajar bagi anak usia sekolah, dan meningkatkan partisipasi pendidikan di jenjang SMP dan SMA. Sejalan dengan itu, peningkatan nilai AKIP (Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) Dinas Pendidikan dari 80,04 pada tahun 2024 menjadi 84,50 pada tahun 2030 menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas lembaga pendidikan. Sementara itu, nilai Kematangan Inovasi Daerah yang meningkat dari 94,00 menjadi 100,00 mencerminkan kemajuan inovasi pelayanan publik, termasuk digitalisasi sistem pendidikan, penggunaan data terintegrasi, serta penguatan inovasi pembelajaran di sekolah.
Dalam aspek pengelolaan pendidikan dasar, capaian Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) juga mengalami peningkatan yang menggembirakan, dari 65,51% pada tahun 2024 menjadi 71,00% pada tahun 2030. Indeks ini menggambarkan keberhasilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan dalam memastikan seluruh sekolah dasar memenuhi standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan pemerintah, meliputi ketersediaan guru, sarana dan prasarana yang layak, serta mutu proses pembelajaran. Peningkatan SPM menjadi bukti nyata adanya sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam memperkuat fondasi pendidikan dasar yang berkualitas dan berkeadilan.
Dari sisi mutu hasil belajar, Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Tahun 2025, skor literasi SD meningkat dari 54,19% pada tahun 2024 menjadi 69,19% pada tahun 2030, dan literasi SMP naik dari 64,83% menjadi 71,43%. Demikian pula, skor numerasi SD meningkat dari 48,92% menjadi 66,43%, sedangkan numerasi SMP naik dari 59,94% menjadi 68,94%. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas berbagai program penguatan kompetensi dasar yang dijalankan oleh Dinas Pendidikan, seperti pembinaan kurikulum berbasis kompetensi, pelatihan guru, serta asesmen literasi dan numerasi secara berkala untuk memetakan capaian siswa.
Selain aspek akademik, penguatan karakter peserta didik juga menjadi prioritas utama pembangunan pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan. Nilai karakter SD ditargetkan naik dari 55,12% pada tahun 2024 menjadi 66,00% pada tahun 2030, sementara nilai karakter SMP meningkat dari 50,52% menjadi 62,00%. Peningkatan ini sejalan dengan pelaksanaan program pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran, penguatan budaya sekolah, serta pelibatan masyarakat dan orang tua dalam pembentukan karakter siswa. Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai integritas, tanggung jawab, disiplin, gotong royong, serta semangat kebangsaan di setiap jenjang pendidikan.
Secara keseluruhan, arah kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan pada periode 2025–2030 diarahkan untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan daya saing daerah. Melalui peningkatan akuntabilitas kinerja, penguatan inovasi, dan optimalisasi tata kelola pendidikan, Dinas Pendidikan bertekad mewujudkan pelayanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, lembaga pendidikan, masyarakat, maupun dunia usaha, diharapkan visi mewujudkan pendidikan yang berkarakter, berkualitas, dan berdaya saing dapat tercapai secara berkelanjutan menuju Pesisir Selatan Cerdas, Inovatif, dan Maju sesuai dengan misi bupati Nagari Pandai.
Sumber : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.