Pesisir Selatan, Terapkan Kurikulum Merdeka, Disdik-MKKS Merangin Studi Tiru ke SMPN 1 Painan (21/1).
Rombongan Dinas Pendidikan dan Kabudayaan serta anggota MKKS SMP Kabupaten Merangin Bangko itu dipimpin oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin Bangko, Muslim, M.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pessel, diwakili Kabid SMP, Sudirman,M.Pd, Kepala SMP Negeri 1 Painan, Linda Astuti,M.Pd, Ketua Komite, Suherman, wakil kepala sekolah dan majlis guru SMP Negeri 1 Painan.
Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel, Sudirman menyampaikan selamat datang kepada rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama MKKS SMP Kabupaten Merangin Bangko yang melakukan studi tiru ke SMP Negeri 1 Painan.
“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama MKKS SMP Kabupaten Merangin Bangko ke SMP Negeri 1 Painan dalam rangka studi tiru. Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik, dan tentunya bisa saling bertukar pikiran untuk memajukan dunia pendidikan ke depan,” harapnya.
Lebih lanjut Sudirman mengatakan, saat ini dengan paradigma baru siswa dituntut punya kemampuan literasi, karakter dan kolaborasi. Arah dan prioritas pembangunan nasional ke depan membutuhkan landasan hukum yang memadai untuk dapat dilaksanakan oleh setiap pemerintahan, sehingga pembangunan fisik dan pembangunan karakter bangsa dapat berkesinambungan menuju pada kemajuan dalam mencapai tujuan nasional.
Dalam hal ini, guru diharapkan pula mampu menggali potensi yang ada dalam diri siswa. Keberlanjutan memiliki arti yang luas dan tidak hanya mengenai lingkungan. “Hal yang saya tegaskan dalam materi IHT ini adalah teman-teman harus berkolaborasi antara satu dengan yang lain karena dunia pendidikan saat ini sudah dunia yang terbuka kita punya internet tidak bisa andalkan satu sumber, tapi sumber-sumber lain masih banyak dan kita lebih ditekankan pada pengembangan diri di kemandirian diri untuk bagaimana kita memperoleh informasi yang banyak terkait dengan pedoman penyusunan bahan ajar dan rencana tambahan ajar untuk 1 tahun ajaran itu,”katanya.
“Munculnya Kurikulum Merdeka sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. SMP Negeri 1 Painan sebagai sekolah penggerak juga harus punya kelebihan dan kesungguhan dalam melihat siswa secara utuh dan menyeluruh. Kami mengapresiasi langkah SMP Negeri 1 Painan yang terus berupaya memacu peningkatan kualitas pendidikan,” katanya.
Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan kepada seluruh insan pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan bahwa diperlukan tindakan nyata untuk peningkatan kualitas pendidikan dalam rangka mewujudkan visi dan misi kelima Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2021-2026 yaitu mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan sumber daya manusia yang beriman, kreatif dan berdaya saing.Contohnya, Kurikulum Merdeka dapat mendorong guru untuk menerapkan “project based learning”, dimana siswa dapat belajar melalui penyelesaian suatu proyek atau kegiatan nyata..
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.